Wisata Kuliner “Niagara Sushi Solo
Paragon”
Institut Agama Islam Negeri
Surakarta
Ayu Malinda/ PBS 2C / 175231083
Saat berkunjung
ke Niagara Sushi di Solo Paragon yaitu pada hari Senin tanggal 30 April 2018
tepatnya sore hari pukul 17:00 setelah selesai mata kuliah. Bersama 2 teman
saya dan juga kelompok saya siti
sholikhatun dan wanda cahyaningrum , pada saat berangkat kami menuju salah satu
teman saya untuk persipan menuju ke Niagara Sushi yang ada di Solo Paragon ,
kami berangkat dengan mengendarai sepeda motor. Salah satu teman saya mengajak
teman kosnya karena keterbatasan yang mengendarai motor hanya satu, jadi kami
berangkat bersama 4 orang.
Saat perjalanan kami sempat terpisah ,karena salah satu
teman saya membeli bensin dan ketinggalan jauh dari saya dan teman saya , saat
saya dan teman saya menunggu cukup lama ternyata salah satu teman saya sudah
sampai ketempat tujuan , dan akhirnya saya melanjutkan perjalanan. Saya dan
teman saya sampai disana saat magrib, Saat sampai di Solo Paragon ,kami masih
terpisah belum bertemu dengan salah satu kelompok kami , saat saya mencari
ternyata salah satu teman saya sedang sholat, sambil menunggu salah satu
anggota kelompok kami saya dan teman saya jalan- jalan terlebih dahulu melihat-
lihat yang ada di Solo Paragon.
Dan setelah
cukup lama , ternyata salah satu anggota kelompok kami sudah sampai di Niagara
Sushi, tetapi saya dan teman saya masih bingung, mencari tempat tersebut
samapai saya dan teman saya naik turun di Solo Paragon , sampai teman saya menanyakan
ke penjaga keamanan di Solo Paragon di
mana Niagara Sushi dan ternyata tempat itu terletak di lantai 2, saya dan teman
saya turun menuju lantai 3 dan di situ salah satu kelompok kami sudah berada di
tempat itu dan sudah melihat- lihat menu yang ada di Niagara Sushi.
Saya dan teman-
teman saya melihat- lihat menu yang ada di Niagara Sushi kami mengamati menu-
menu tersebut cukup lama ,saya dan teman- teman saya bingung mau beli yang mana
,mngkin saya dan teman- teman saya baru pertama kali masuk di Niagara Sushi
yang ada di Solo Paragon tersebut. Kami di lihati oleh pelayan yang ada di
Niagara Sushi entah kenapa, mungkin kami yang melihat menu terlalu lama atau
hal yang lain saya dan teman- teman saya juga tidak tahu. Niagara Sushi
merupakan masakan Jepang yang berada di Solo Paragon, yang terletak di lantai 2
di Mall Solo paragon , disana menyediakan berbagai masakan Jepang.
Menu yang ada
di Niagara Sushi cukup mahal- mahal sebabnya kami melihat menu sangat lama dan
bingung mau makan apa, setelah lumayan lama kami melihat menu kemudian kami
memanggil pelayan untuk memesan makanan dan minuman yang ada disana. Kami
memesan menu yang murah- murah yang ada disana karena kami baru pertama kali
berkunjung ke Niagara Sushi. Masakan Jepang yang pernah saya makan yaitu ramen,
Jika saya di beri kesempatan lagi untuk berkunjung ke Niagara Sushi di Solo
paragon bisa memesan makanan dan minuman
yang lainya, karena masih pertama kali kami hanya memesan makanan dan
minuman yang biasa-biasa saja.
Sebelum menyajikan
makanan dan minuman yang kami pesan salah satu pelayan menghampiri kami dan
bertanya kepada kami , bahwa salah satu minuman yang kami pesan mengandung
soda, dan kami tidak keberatan, mungkin pelayan menanyakan hal tersebut karena
kami mengenakan jilbab. Setelah beberapa lama pesanan kami datang dengan
hidangan khas Jepang, makan dengan menggunakan sumpit penyajinya juga
berpakaian seperti restouran- restouran yang ada di Jepang ,saya dan teman-
teman memesan ice chocholate, orange coco squase , salmon skin hakimona, broken
salmon roll. Minuman yang saya pesan yaitu orange coco squase mungkin minuman
tersebut tidak asing lagi ,rasanya seperti minuman jeruk dan sodanya terlalu
lebih banyak banyak . Sebelum kami
menikmati makanan yang kami pesan, saya dan teman- teman berfoto terlebih
dahulu untuk tugas yang di berikan kepada kami, makanan dan minuman juga kami
foto.
Dan makanan
yang kami pesan yaitu salmon skin hakimona dan broken salmon roll, salmon skin
hakimona seperti nasi yang di bungkus dengan rumput laut yang di dalamnya
diberi salmon dan di beri olesan kecap, sedangkan broken salmon roll seperti
nasi yang berbentuk gulungan berwarna putih di dalamnya ada salmon dan di di beri
olesan kecap di sampingnya. Ruangan di Niagara Sushi solo paragon tertata rabi
dengan lampu yang tidak terlalu terang,
tempat untuk membuat minuman yang
berada di sebelah kanan pintu masuk, dan di sebelah belakang tempat untuk
membuat masakan yang akan di sajikan, tempat untuk bahan-bahan yang akan di
sajikan kepada pelanggan, tempat tersebut tidak tertutup tidak seperti rumah
makan yang biasanya, tempat untuk menyaikan makanan biasanya di belakang.
Tempat untuk pembayaran tidak perlu pergi ke kasir tetapi juga bisa memanggil
pelayan untuk membayar menu- menu yang sudah kami pesan.
Saya dan teman-
teman saya memakannya hanya sedikit
karena tidak enak bagi kami ,mungkin karena tidak terbiasa dengan makanan
seperti itu , saat kami menikmati hidangan pelayan yang ada di Niagara sushi
melihati kami terus, entah kenapa saya juga kurang tahu, makanan tersebut
berasa seperti nasi yang asin dan manis karena ada kecapnya ,dan ada salmonnya
. Saya juga memakan hanya sedikit karena tidak terlalu suka dengan masakan
Jepang. Ketika makanan tersebut hanya di makan sedikit sekali ,salah satu teman
saya membungkus makanan tersebut secara diam-diam tanpa sepengetahuan orang
lain ataupun pelayannya, mubazir jika nanti di buang dan akhirnya teman saya
membungkusnya. Karena harganya mahal rata- rata diatas 30 ribu.
Suasana disana
sepi karena saat saya berkunjung kesana hanya tiga sampai empat meja yang
terisi atau di tempati oleh pembeli, saat ada pelanggan yang masuk atau keluar
para penyaji disana menyapa dengan Bahasa Jepang. Saya dan teman- teman hanya
menghabiskan minuman saja, setelah
selesai menikmati meniman saya dan teman- teman menanggil pelayan untuk
membayar ,setelah membayar kami keluar dari Niagara Sushi, setelah keluar tiba-
tiba pelayan mengikuti kami karena ada salah satu minuman yang belum di hitung
dalam bill kemudian kami berhenti dan menbayar lagi dan ,menunggu pelayan untuk
memberikan bill kepada kami.
Kemudian
setelah keluar kami duduk sebentar di Solo Paragon , tidak lama kemudian saya
dan teman- teman kembali ke kos dan ke rumah masing- masing. Di perjalanan
pulng kami terpecah karena salah satu teman kami mau keliling melihat-lihat
yang ada di Solo Paragon, saya pulang bersama teman saya, sekitar pukul 8 malam
saat perjalanan cukup lama karena di jalan macet .
Refleksi saya
sebagai mahasiswa Islam mungkin makanan yang ada di Niagara Sushi Solo Paragon
merupakan makanan Jepang yang mungkin disukai oleh beberapa orang di Indonesia
masakan ini menggunakan bahan makanan seperti yang ada di Jepang penyajinya
juga berpakaian seperti penyaji orang Jepang, disana ada berbagai menu yang
cukup banyak dan berbagai macam ,dan minuman yang berbagai macam, harganya
berfariasi, makanan yang saya pesan bersama teman- teman saya terbuat dari
bahan- bahan yang halal.
Dengan adanya
Niagara Sushi di Solo paragon mungkin dapat memudahkan orang- orang yang
menyukai masakan Jepang tidak perlu jauh- jauh ke Jepang ,mungkin saat ini
sudah banyak makanan Jepang yang berada di Indonesia jadi dapat mempermudahkan
orang untuk menikmati masakan Jepang. suasana yang ada di sana sepi karena saat
saya berkunjung ke sana hanya beberapa orang yang datang kesana ,pelayan yang
ada disana cukup ramah dan sopan saat penyajian pelayan yang ada di Niagara
Sushi sangat baik. Selain tempatnya yang nyaman dan pelayanannya yang baik
Niagara Sushi yang berada di Solo Paragon mungkin bisa menjadi tempat berkumpul
keluarga atau teman dan pacar, saat saya berkunjung kesana saya melihat
pengunjung bersama keluarga dan, dua remaja laki-laki dan perempuan mungkin
teman atau pacarnya. Di Niagara Sushi bisa
menjadi tempat bersantai dan bisa sambil menikmati makanan yang ada di sana
terutama yang menyukai masakan Jepang.





Komentar
Posting Komentar