Dari masjid untuk kita



DARI MASJID UNTUK KITA
Oleh: Ayu Malinda/ PBS 1C/ 175231083
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta
Pendahuluan
Masjid adalah tempat beribadah bagi umat islam dan disanalah para umat islam  berserah diri kepada Allah sebagai umat muslim kita harus memakmurkan masjid dengan kegiatan-kegiatan yang positif untuk mendapat ridha dari Allah SWT. Berbicara mengeni masjid kita tidak lepas dari ibadah seperti sholat jum’at perayaan hari-hari besar, tempat membaca AL-qur’an. Selain untuk menunaikan sholat jum’at dan sholat pada hari-hari besar, masjid juga untuk melaksanakan sholat lima waktu bagi umat muslim, masjid juga disebut kehidupan umat muslim. Masjid merupakan tempat yang suci maka jika kita pergi ke masjid harus dalam keadaan suci juga, dan berpakain yang sopan dan menutup aurot. Kita sbagai umat islam harus selalu memakmurkan masjid seperti sholat dimasjid, mengaji, beshodakoh, dan lain-lain. Dan semoga Allah selalu meridhai jalan kita dalam berbuat kebaikan  
Tujuan diadakannya observasi Masjid AL-Hidayah Kalangan:
·         Untuk mengetahui sejarah masjid AL-Hidayah Kalangan
·         Untuk mengetahui bagaimana keadaan Masjid AL-Hidayah Kalangan
·         Untuk mengetahui kegiataan yang ada di Masjid AL-Hidayah Kalangan
Metode penelitian yaitu dengan observsi dan wawancara, subjek informan yaitu: Muhammad Fatoni (sebagai ketua Remaja Masjid AL-Hidayah Kalangan)
Sejarah Masjid AL-Hidayah Kalangan
Masjid AL-Hidayah Kalangan, berada di Dukuh Kalangan RT/1 RW/2 Desa Nglembu, Sambi, Boyolali. Masjid AL-Hidayah didirikan pada tahun 1968. Di dukuh Kalangan terdapat pula langgar atau mushola yang bernama AL-Ikhlas, dan sebelum berdirinya Masjid AL-Hidayah warga setempat melakukan aktifitas spiritual di langgar tersebut. Belum lama ini Masjid AL-Hidayah baru saja direnovasi jadi Masjid AL-Hidayah Kalangan tampak lebih bagus dan luas sehingga jama’ah yang ada di Masjid AL-Hidayah kalangan lebih nyaman dalam beribadah dan jama’ah bisa lebih banyak karena Masjid AL-Hidayah Kalangan diperluas.
Yang menjadi permasalahan yang ada di Dukuh Kalangan yaitu jama’ah yang ada dimasjid semakin hari semakin sedikit faktor utama yang mempengaruhi para warga Dukuh Kalangan malas pergi kemasjid terutama kaum remaja yaitu adanya perkembangan zaman, para remaja malas pergi kemasjid mungkin dia lebih memilih bermain hp atau bermain games atau juga lebih asyik melihat tv dirumah sehingga sanggat sedikit sekali para remaja untuk pergi kemasji
Tetapi ada juga remaja yang pergi kemasjid walaupun hanya sedikit, dibandingkan dengan hari-hari ramadhan para warga Dukuh kalangan banyak yang pergi kemasjid, kemungkinan juga dibulan ramadhan bulan yang suci bulan yang baik dan istimewa sehingga para warga sangat besemangat untuk pergi kemasjid. Yang sering mengumandangkan adzan yaitu beliau Bapak Sudjito , beliau sangat rajin pergi kemasjid dan pada saat jam 3 pagi beliau sudah pergi kemasjid untuk mengumandangkan adzan untuk membangunkan warga untuk bersholat tahajud, selain bapak Sujidto para kaum remaja juga sering mengumandangkan adzan, dari anak-anak kecil hingga yang sudah dewasa.
Fasilitas masjid AL-Hidayah Kalangan
 Fasilitas yang ada di Masjid AL-Hidayah Kalangan yaitu diantaranya karpet yang ada di masjid AL-Hidayah berwarna hijau dan merah, kran air cukup memadahi dan cukup banyak juga, bangunan berwarna hijau dan putih, alat-alat kebersihan lumayan banyak, memiliki satu kamar mandi dan ada juga dua lemari untuk meletakkan alat-alat sholat dan untuk meletakkan alat-alat tulis dan AL-Qur’an.
TPA AL-Hidayah Kalangan
            Di setiap sore hari tepatnya pada hari senin, kamis, dan sabtu ada anak-anak kecil yang pergi kemasjid AL-Hidayah Kalangan untuk belajar mengaji atau sering disebut juga TPA, disana anak-anak yang pergi kemasji lumayan banyak dan  tpa yang ada di Dukuh kalangan tersebut bernama TPA AL-Hidayah Kalangan, anak-anak yang sering pergi kemasjid jika hari-hari biasa  mencapai 30-40 orang jika dihari ramadhan bisa  mencapai 60-an orang. Dalam belajar mengaji dimulai pada jam 4 sore sampai hingga jam lima lebih seperempat dilanjutkan istirahat dan tepat nya  pukul setengah 6 dilanjutkan dengan doa dan pulang kerumah masing-masing
Fasilitas TPA AL-Hidayah Kalangan
fasilitas-fasilitas yang untuk belajar mengaji sudah mencukupi, iqrak dan al-qur’an banyak juga pensil buku tulis juga sudah disediakan dan meja untuk para santri juga ada, yang menjadi penghambat para santri untuk belajar mengaji yaitu kekurangan para pengajar, karena sebelumnya pengajar sangat banyak dari kaum remaja tetapi saat para remaja sudah kebanyakan yang kuliah jauh sehingga sangat sedikit yang bisa mengajar mengaji.
Kegiatan-kegiatan TPA AL-Hidayah Kalangan
 Tpa AL-Hidayah kalangan diajar oleh beliau Bapak suharto dan Bapak sutoni, disaat bulan ramadhan para anak-anak mendapatkan takjil, sehingga anak-anak yang pergi belajar mengaji lebih banyak yang hadir dan mungkin juga sambil menunggu waktu adzan anak-anak pergi kemasjid untuk belajar mengaji, dan takjil tersebut diperoleh para warga dengan per-KK memberikan takjil untuk anak-anak tpa, hal tersebut dilakukan bukan dengan paksaan jika salah ada warga yang belum bisa memberi takjil maka bisa diberikan pada yang lain warga yang sudah siap dan  pemberian takjil ini seiklasnya, pemberian takjil tersebut dengan cara dijadwal dan saat pengambilan takjil dengan cara dijemput  Program yang akan dilaksanakan oleh Tpa AL-Hidayah Kalangan ini yaitu pembuatan sragram untuk para santri yang belum terlaksana karena masih kurangnya biaya.
Kegiatan- kegiatan lain yang yang dilakukan oleh tpa AL-Hidayah Kalangan yaitu seperti out bond mengikuti lomba-lomba dan masih banyak lagi, dan out bond tersebut yang dlakukan dua bulan sekali hal tersebut dilakukan karena untuk menambah semangat para santri untuk belajar mengaji, dan para santri sangat antusias sekali jika diadakan kegiatan-kegiatan tersebut dan sangat senang dan bisa membuat lebih semangat lagi dalam belajar, kegiatan-kegiatan tersebut dilakukan oleh para remaja-remaja yang ada di warga Dukuh Kalangan, para remaja-remaja tersebut sangat kreatif sekali dengan mengadakan kegiatan-kegiatan yang ada dimasjid AL-Hidayah Kalangan
Tpa AL-Hidayah Kalangan tidak hanya diajarkan untuk mengaji saja, seperti menulis AL-qur’an, mendongeng, dan hafalan, praktik sholat.  selain mengaji juga bisa menambah ilmu tidak hanya bisa mengaji saja tetapi bisa menanbah wawasan yang lebih banyak lagi
Remaja Masjid AL-Hidayah Kalang
            Di Masjid AL-Hidayah Kalangan terdapat sekumpulan anak muda atau remaja yang berusaha memakmurkan masjid atau sebuah organisasi yang bernama Remaja Masjid AL-Hidayah Kalangan (REMANG). Yang berjumlah  sekitar 25 orang, awal berdirinya Remang dipelopori beliau Bapak Ismed dan Bapak Yulianto, tujuan dibentuknya Remaja Masjid AL-Hidayah Kalangan yaitu adanya kepedulian terhadap remaja yang harus dijaga pergaulannya agar tidak terjerumus oleh perbuatan-perbuatan yang tidak diinginkan.
 seiring perkembangan tekhnologi yang bisa membuat dampak negatif bagi para remaja dengan demikian remaja dapat berbuat dengan baik sesuai atauran agama. Hal utama yang ingin dicapai yaitu remaja dapat memakmurkan masjid dan membuat remaja paham dengan islam dan selalu berperilaku sopan dan santun di lingkungan masyarakat Dukuh Kalangan maupun diluar lingkup Dukuh Kalangan.
Kegiatan-kegiatan Remaja Masjid AL-Hidayah Kalangan
            Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Remaja Masjid yaitu perkumpulan rutin setiap satu bulan sekali yang berketempatan di Masjid AL-Hidayah Kalanga yang dilakukan setiap malam minggu perkumpulan itu dilakukan dengan tujuan mempererat tali silaturahmi dan membahas tentang kegiatan-kegiatan selanjutnya atau program kerja Remaja Masjid AL-Hidayah Kalangan, saat melakukan perkumpulan Remaja Masjid AL-Hidayah Kalangan di dampingi oleh pembina yaitu beliau Bpk Ismed, Bpk Yuli, dan Bpk Suwanto.
kegiatan yang yang sering dilakukan yaitu mengajar adik-adik Tpa AL-Hidayah Kalangan yang di lakukan setiap hari senin, kamis, dan sabtu yang mengajar hanya sebagian karena terhalang oleh remaja-remaja yang sudah kuliah jauh. Remaja Masjid AL-Hidayah Kalangan juga melakukan kajian rutin untuk para warga Dukuh Kalangan, untuk umum seluruh Desa Nglembu dan untuk khusus para remaja, untuk kajian para remaj dilakukan setiap satu bulan sekali sedangkan untuk kajian para warga sekitar dilakukan setiap dua bulan sekali.
Selain kajian rutin Remaja Masjid AL-hidayah Kalangan juga baru-baru ini melaksanakan program kerja yaitu ZIS (zakat,Infak,Sodakoh), sistem kerja dari zis yaitu para remaja mencari donatur untuk para warga yang kurang mampu, dan pada saat ini program zis berjalan dengan baik dan  sangat membantu banyak warga di sekitar Dukuh Kalangan. Donatur memberi bantuan yang dilakukan setiap bulan sekali dalam bentuk uang atau sembako dan setelah itu disalurkan kepada warga yang kurang mampu tidak hanya dalam bentuk uang atau sembako tetapi juga bantuan dalam bentuk  pembuatan kran air atau pam bagi warga.
Tujuan dilakukannya program zis agar remaja dapat berperan dalam masyarakat membantu warga khususnya Dukuh Kalangan yang perekonomiannya masih kurang dan program zis akan di tindak lanjuti tidak hanya Dukuh Kalangan saja yang dibantu tetapi di luar Dukuh Kalangan. Acara-acara yang baru ini dilakukan yaitu out bond untuk adik-adik Tpa  bekerjasama dengan PAS TPQ se-Solo Raya acara-acara tersebut meliputi outbond santri dan doorprize, penyuluhan kesehatan gigi santri, pembagian paket sembako bagi warga desa Dukuh Kalangan yang kurang mampu, penyaluran alat kebersihan untuk Masjid AL-Hidayah Kalangan, kisah islami bersama ustadz Baariklana Efendy (Kak Bay), dan tebar wakaf AL-Qur’an dan Iqra serta paket belajar santri.
Acara tersebut berjalan dengan lancar dan santri ikut berpartisipasi dalam acara tersebut, dan acara tersebut di selenggarakan bukan hanya untuk Tpa AL-Hidayah Kalangan saja tetapi Tpa seluruh Desa Nglembu. Acara tersebut sangat meriah dan seru dan yang paling menarik yaitu saat ustadz Baariklana Efendy (Kak Bay) mendongen dan para santri sangat terhibur dengan kelucuan Kak Bay saat mendongeng. Acara ini juga bertujuan untuk menarik perhatian kepada adik-adik yang belum ikut dalam tpa agar bergabung dalam belajar mengaji acara tersebut juga sangat membantu para warga, dengan adanya pembagian paket sembako bagi yang kurang mampu hal tersebut sangat bermanfaat bagi warga selain itu juga pembagian paket belajar santri yang juga sangat dapat membantu para santri yang kurang mampu.
Outbond tersebut juga dilengkapi hadiah yang cukup menarik dengan pemberian piala bagi santri yang menang dalam outbond tersebut. Selain itu juga Remaja Masjid AL-Hidayah Kalangan juga memasang mmt disekitar masjid tentang ajakan untuk pergi ke masjid, ajakan untuk bersodakoh hal tersebut dilakukan agar para warga yang membacanya tertarik untuk melakukan ibadah dan lebih rajin utuk pergi ke masjid terutama untuk warga Dukuh Kalangan dan sekitarnya.
Selain melaksanakan kegiatan-kegiatan Remaja Masjid AL-Hidayah kalangan juga berperan aktif dalam peringatan hari-hari besar seperti hari raya idhul adha dan hari raya idul fitri para remaja melakukan takbir keliling bersama adik-adik-adik tpa selain itu juga para remaja membersihkan seluruh masjid untuk persiapan dalam melaksanakan sholat ied dari menyapu masjid, mengepel dan membuat kotak infak
Penilain berdasarkan Sejarah Peradaban Islam
Dalam AL-Hidayah Kalangan terutama pada remaja dapat mengembangkan ajaran islam dalam bentuk kajian untuk para remaja sehingga mendapatkan ilmu yang bermanfaat bagi remaja serta menghindari kegiatan-kegiatan yang negatif, serta melakukan program zakat infaq dan sodakoh dalam hal itu remaja dapat belajar beramal dan dapat membantu sesama umat muslim yang membutuhkan bantuan, selain itu juga  dengan adanya TPA AL-Hidayah Kalangan dapat mengembangkan ilmu agama sejak kecil dan bisa bermanfaat juga bagi orang-orang diluar sana dan juga bisa mamakmurkan masjid dengan mengisi kegiatan-kegiatan yang positif.
seiring pekembangan jaman banyak sekali orang-orang yang enggan pergi ke masjid dan semakin banyak orang-orang yang berbuat tidak sepantasnya dan tidak sesuai dengan ajaran islam terutama pada kaum remaja jaman sekarang yang terpengaruh oleh kecanggihan tekhnologi yang semakin berkembang dan semakin maju, dengan adanya remaja masjid di AL-Hidayah Kalangan di harapkan para remaja dapat berbuat sesuai ajaran agama dan bermanfaat bagi sesama umat muslim, serta dapat memberi contoh-contoh yang positif untuk  para pemuda-pemuda diluar sana, agar banyak kaum pemuda yang mengisi kegiatan di dalam masjid.

Komentar

Postingan populer dari blog ini