Kegiatan Di Pondok Pesantren Miftahul Khairat
Ayu Malinda / Perbankan Syariah 2C/175231083
Institut Agama Islam Negeri Surakarta

            Perjalan kami untuk mencari pesantren di lakukan pada tanggal  8 Maret pukul 08:00 dengan dua  kelompok jadi kami harus mencari dua pondok pesantren yang mempelajari kitab kuning  , kami berkumpul dari kampus IAIN  Surakarta , perjalanan dimulai dengan mencari pondok pesantren terdekat lebih dahulu dengan menggunakan bantuan google maps, banyak pesantren yang sudah kami kunjungi tetapi tidak mengajarkan kitab kuning, dalam mencari pondok pessantren yang mempelajari kitab kuning kami hanya mengikuti google maps , kami kebingungan dan sampai ada teman kami yang kesasar mencari pondok pesantren satu persatu yang mempelajri kitab kuning semua yang ada di google maps kami ikuti dan kami menanyai satu persatu pondok pesantren yang mempelajari kitab kuning yang pertama kami mendapatkan pondok pesantren mahasiswa Miftahul Khairat.
 Setelah kami mendapatkan satu pondok pesantren kami melanjutkan untuk mencari lagi, hingga samapai sore, sekitar jam 3 kami melakukan perjalanan , dan di saat perjalanan ada razia polisi dan kami harus mengantri untuk di cek kelengkapan dalam berkendara, hal tersebut sangat menghabiskan waktu kami, setelah itu kami cukup lelah dan mencari masjid untuk sholat Asar, di masjid kami cukup lama sambil beristirahat ,selain beristirahat kami juga menumpang mengecas hp karena jika semua hp mati kami tidak bisa mencari pondok pesantren, setelah cukup lama kami melakukan perjalanan lagi.
 selama perjalanan kelompok kami terpecah lagi teman kami ada yang kesasar lagi, dan harus menunggu teman kami lagi, hari semakin petang,  kami menemukan salah satu pondok pesantren tetapi tidak mempelajari kitab kuning , di situ kami menumpang untuk bersholat dan disitu juga kami bertemu dengan ibu-ibu yang baik dan kami di beri minum dan makanan, ibu tersebut mempunyai anak yang mengantar kami untuk ke pondok pesantren AL-Inshof , pondok pesantren di sana mempelari kitab kuning setelah kedua kelompok sudah mendapatkan pondok pesantren yang mempelajari kitab kuning, kemudian kami pulang ke kos atau ke rumah kita masing-masing, kami sampai sekitar jam 9  malam.
            Beberapa pondok pesantren yang kami kunjungi antara lain :
1.      Podok pesantren AL-Qur’ani
2.      Pondok pesantren Azzayadi
3.      Pondok pesantren mahasiswa Miftahul Khairat
4.      Pondok pesantren Nahdlatul Muslim
5.      Pondok pesantren Ar- Royan
6.      Pondok pesantren Terbuka AL-Ahad
7.      Pondok pesantren Budi Utomo
8.      Pondok pesantren Imam Bukhori
9.      Pondok pesantren AL-Inshof
Kelompok saya  menemukan pondok pesantren mahasiswa  Miftahul Khairat yang mempelajari kitab kuning . Mulai tanggal 14 Maret kami mulai live in pesantren di Pondok Pesantren Miftahul Khirat  tepatnya di Gulon RT O5/ RW 21 , Jebres, surakarta. Pondok pesantren Miftahul khairat merupakan pondok pesantren mahasiswa, saat berangkat menuju ke pondok pesantren kami sempat lupa jalannya untuk menuju ke pondok pesantren tersebut, dan ada yang tertinggal saat perjalanan dengan menggunakan bantuan google maps akhirnya kami sampai di pondok pesantren mahasiswa Miftahul Khairat, sampai disana kami lngsung beristirahat, setelah itu kami makan karena pada saat siang tidak ada kegiatan, kegiatan di lakukan pada sore hari
            Dalam kegiatan di pondok dimulai saat sore hari , dan untuk kegiatan di pagi hari para santri melakukan aktivitas untuk bersekolah, dan ada juga yang sekolah sambil bekerja, bentuk bangunan pesantren Miftahul Khairat  pondok pesantren  putri seperti kos-kosan dan untuk yang laki-laki masih tinggal di masjid karena Pondok Mahasiswa Miftahul Khairat masih dalam masa perbaikan, walaupun dalam masa perbaikan kegiatan di Pondok Pesantren Miftahul Khairat masih berjalan seperti biasanya, lingkungan sekitar pondok seperti di lingkungan perdesaan , para santri dan santriwati akrab dengan masyarakat di sekitarnya walaupun mereka berasal dari daerah yang berbeda-beda, mereka sudah seperti warga di sana yang saling berinteraksi satu sama lainnya.
            Pondok Pesantren mahasiswa  Miftahul Khairat di asuh oleh Ustad Royali Raudi beliau lulusan pondok pesantren Sumur Nangka, Bangkalan Madura, untuk kegiatan sehari-hari di lakukan di Mushola AL-Muhajirin, kata Muhajirin berasal dari kata Hajara yang artinya Berhijrah, kata Hijrah berarti perubahan akhlak, perilaku maupun perbuatan untuk menjadi pribadi yang baik atau menuju jalan yang baik, sedangkan Miftahul Khairat  dapat diartikan sebagai kunci kebaikan , makna kebaikan disini dapat diartikan dapat memberi manfaat, manfaat bagi diri sendiri maupun manfaat bagi orang lain maupun agama. Mushola AL-Muhajirin yang bertempat menjadi satu dengan pesantren Mahasiswa Miftahul Khairat merupakan induk yang mewadahi setiap kegiatan dari santri putra dan santri putri  pesma Miftahul Khairat, segala aktivitas kegiataan keagamaan selalu bertempat di Mushola AL- Muhajirin, kedua komponen ini tidak dapat di pisahkan jika di kaitkan dengan  makna dan arti sempit “ Hijrah adalah jalan dan kunci dari kebaikan “.
            Jadwal pelajaran yang ada di pondok pesantren Miftahul Khairat antara lain yaitu:
1.      Hari Senin : istighosah dan maulidurrosul dilakukan ba’da isya  pukul 19.00-20:30 wib
2.      Hari Selasa :tajwid fiqih dilakukan ba’da isya pukul 19:00-20:30 wib
3.      Hari Rabu   : ratbul hadat dan majelis ahbabul mustofa  dilakukan ba’da magrib pukul 18:00-19:00 dan isya
4.      Hari Kamis : Istighosah dan Sholawat dilakukan ba’da magrib 18:00-18:30
5.      Hari Jum’at : Majelis Ar- Raudah/ Safari Qur’ana dilakukan ba’da isya 19:30-21:30
6.      Hari Sabru : AL-Qur’an Fiqih dilkaukan ba’da isya 1900:20:30
7.      Hari Minggu : Al-Qur’an  dan Qur’an Hadist Ta’limul Mutaalim dilakukan ba’da isya 19;00-20;30
Kegiatan Ekstrakulikuler pondok pesantren Mahasiswa Miftahul Khairat antara lain :
1.      Ahad  pagi jam 08:00-10:00 latihan rebana
2.      Ahad pagi  jam 06:30- 07:30 footsal
3.      Ahad pagi jam 06:30- 10:00 keputrian
4.      Ahad pagi jam 06:30 - 10:00 AL-Qu’an Bitthagoni
5.      Ahad pagi jam 06:30 – 10:00 Qitobah atau pidato
6.      Kamis sore jma 15:00 pencak silat
7.      Ziarah wali
Kegiata  dimulai pada sore hari sahabis asar para santriwati memasak untuk makan ,memasak dilakukan bersama-sama  dan sehabis asar kami mandi dan diajak untuk mengajar Tpa  , dalam kegiatan Tpa diawali dengan hafalan terlebih dahulu sebelum mengaji, dan sesudah hafalan adik-adik tpa mengaji satu persatu dengan santri yang ada di pondok pesantren Mahasiswa Miftahul Khairat, bagi yang sudah mengaji diperbolehkan untuk beristirahat, dan kegiatan Tpa di akhiri jam 17:15 sebelun pulang adik-adik Tpa menghapal doa-doa sehari-hari seperti doa makan, doa tidur, doa belajar dan lainya setalah satu persatu menghafal kegiatan Tpa di akhiri dan pulang ke rumah masing-masing.
Untuk kegiata selanjutnya yaitu sholat magrib berjama’ah oleh santri pondok pesantren mahasiswa Miftahu Khairat , setelah melakukan sholat magrib berjamaah para santri mulai  mempelajari kitab kuning, kitab kuning tidak asing lagi di kalangan santri dan kiai yang pernah belajar di pesantren, kitab kuning sudah di pelajari sejak zaman dahulu oleh pendir-pendiri islam sebelum islam masuk ke Indonesia,kitab kuning adalah kitab yang berbahasa Arab yang berhalauan Ahlu Sunanh Waljamaah yang biasa di gunakan di pesantren atau madrasah sebagai bahan pelajaran .
Istilah kitab kuning bertujuan untuk memudahkan orang dalam menyebut “kitab kuning” ini adalah ciri khas Indonesia ada juga yang menyebutkan kitab gundul, hal tersebut di karenakan disandarkan pada kata perkata dalam kitab yang tidak berharakat tidak ada tanda baca dan makna sama sekali, tidak seperti kitab-kitab yang sekarang yang sudah di beri harakat bahkan makna dan artinya, tidak semua di pondok pesantren yang mempelajari kitab kuno ini. Setelah mempelajari kitab kuning  para santri di lanjutkan dengan sholat isya berjama’ah, sesudah itu para santri melakukan kegiatan selanjutan yaitu belajar hadrah, setelah selesai kami makan bersama, dan setelah selesai para santri kembali untuk beristirahat, ada yang tidur dan ada juga yang belajar. Setelah kegiatan-kegiatan tersebut kami langsung tidur.
Saat subuh para santri sholat berjama’ah di masjid setelah sholat di lanjutkan dengan pembelajaran bahasa Arab dan tajwid samapi jam 6 pagi selanjutnya para santri beraktivitas untuk pergi kuliah, kitab- kitab yang di pelajari di Pondok Pesantren Mahasiswa Miftahul Khairat antara lain:
1.      Ahmad Mutohar Bin Abdul Rahman Al- Maraghi(tufathul adfal) pengarang Sulaiman Hamsyarih 1391 M
2.      Kitab tentang adab ta’alim muta’alim , Ulama Azarnuji , penerbit sinar ilahi
3.      Bulughul Maram( hadist, fiqih, riwayat-riwayat berupa hadist)
4.      Tajwid
5.      Kitab kuning Almiftah Qunul (cara belajar cepat kitab kunung)
6.      Takrib (fiqih)
Motivasi para santri untuk belajar di pondok pesantren yaitu untuk lebih bisa beristiqomah mendekatkan diri kepada Allah, setelah mengikuti kegiatan-kegiatan dari sore hingga malam kami bersiap-siap untuk pulang ke rumah masing- masing, sebelum pulang kami pamit kepada ustad pengasuh pondok pesantren Mahasiswa Miftahul Khairat, kami mengucapkan terima kasih atas semua bantuan sehingga kami dapat life in di pondok tersebut , ustad berpesan agar kami tidak malas untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang kita lakukan sehari-hari jika kita masih merasakan malas kita harus paksakan diri kita. Dan jika ada waktu luang kita di perbolehkan untuk berkunjung di pondok pesantren Miftahul Khairat.

Refleksi dengan studi islam klasik, di pondok pesantren Miftahul khairat masih mempelajari kitab kuning yang cara mengartikannya menggunakan bahasa jawa, refleksi saya sebagai mahasiswa terkait kehidupan di pesantren, pesantren adalah tempat tinggal yang di huni oleh para santri di bawah bimbingan kyai, orang –orang yang sebagai santri belajar ilmu agama atau lebih menekankan ilmu keagamaan dari pada ilmu umum , dengan live in di pondok pesantren Miftahul Khairat saya bisa mengetahui kehidupan di pondok pesantren ,kegiatan-kegiatan yang ada di pondok pesantren, kehidupan jauh dengan orang tua demi mencari ilmu , terutama ilmu agama.


kitab yang di pelajari di pondok pesantren miftahul khairat

kegiatan mengajar TPA
Sholat berjama'ah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dari masjid untuk kita